Tracer Study merupakan salah satu metode yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi di Indonesia untuk memperoleh umpan balik dari alumni. Umpan balik yang diperoleh dari alumni ini dibutuhkan oleh perguruan tinggi untuk evaluasi dalam rangka pengembangan kualitas dan system pendidikan. Umpan balik ini dapat bermanfaat pula bagi perguruan tinggi untuk memetakan dunia usaha dan industri agar jeda diantara kompetensi yang diperoleh alumni saat kuliah dengan tuntutan dunia kerja dapat diperkecil. 

Tracer Study juga memiliki peran penting untuk menjaring berbagai informasi sebagai bahan evaluasi dan pengembangan perguruan tinggi. Dengan demikian, hasil Tracer Study dapat menjadi gambaran eksistensi sebuah perguruan tinggi.Pelaksanaan Tracer Study Alumni di Universitas Negeri Surabaya dilakukan secara terpusat dan menggunakan acuan responden yang dipersyaratkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yaitu seluruh populasi dan bukan pada kelompok sampel yang sudah dipilih sebelumnya. Populasi target pada pelaksanaan TS tahun berjalan adalah seluruh lulusan yang menjadi anggota kohort lulusan (1) dua tahun sebelumnya (kohort lulusan bukan kohort angkatan masuk), akan tetapi, berdasarkan Permendikbud 754/P/2020 Tentang Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi Negeri dan Layanan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kemendikbud tahun 2020, kohort dihitung dari TS (1) satu tahun sebelumnya. Akibatnya, pada tahun 2021, terdapat 2 populasi target TS, yaitu lulusan tahun 2020 dan lulusan tahun 2024.

Selengkapnya [Klik]